...
|
Lintasarta

Tantangan Era Digital: 5 Cara Untuk Termudah Mengamankan Data Pribadi

SQURA
Tantangan Era Digital: 5 Cara Untuk Termudah Mengamankan Data Pribadi

Data pribadi merupakan salah satu aset paling berharga yang dimiliki individu maupun perusahaan. Terlebih di era ketergantungan pada teknologi seperti sekarang ini, risiko pencurian, atau pengrusakan data pribadi terus mengalami peningkatan.

Memang buat apa data pribadi?

Data pribadi merupakan informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi seseorang. Jenis informasi ini mencakup data yang bersifat sensitif maupun umum, namun jika disalahgunakan, bisa mengancam privasi dan keamanan orang tersebut.

Contoh data pribadi meliputi:

  • Informasi Identitas: Nama lengkap, nomor identitas (seperti KTP, paspor, atau nomor jaminan sosial), alamat rumah, tanggal lahir.
  • Data Kontak: Nomor telepon, alamat email, atau alamat tempat tinggal.
  • Informasi Keuangan: Nomor rekening bank, kartu kredit, data transaksi keuangan.
  • Data Digital: Alamat IP, cookies, atau aktivitas online yang dapat mengidentifikasi identitas Anda secara langsung.
  • Data Sensitif: Data kesehatan, informasi biometrik (seperti sidik jari atau pengenalan wajah), preferensi agama, atau pandangan politik.

Bukan hanya tokoh masyarakat atau data perusahaan, data individu dari kalangan masyarakat biasa pun kini jadi incaran para hacker. Nantinya, data-data tersebut digunakan untuk berbagai aksi kejahatan, seperti penipuan, pemerasan dan lainnya. 

Baca juga: Lintasarta Semakin Serius dalam Memproteksi Ganda Keamanan Siber Pelanggan

Maka dari itu, sangat penting untuk melakukan perlindungan data pribadi dengan upaya terbaik. Yang paling sederhana, Anda bisa melakukan pengamanan data pribadi dan perusahaan dengan melakukan beberapa cara berikut ini: 

  • Gunakan Password yang Kuat dan Unik 

Password yang lemah atau mudah ditebak merupakan celah besar yang bisa digunakan hacker untuk mencuri data diri, dan informasi sensitif lainnya, termasuk aktivitas keuangan, akhir penipuan, pemerasan dan lainnya.

Untuk menghadapinya, selalu gunakan password yang kuat dan unik untuk setiap akun. Password yang kuat biasanya terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol dengan panjang minimal 12 karakter. 

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan password manager untuk menyimpan dan mengelola password dengan aman.  

  • Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

Autentikasi dua faktor (2FA) merupakan langkah tambahan yang bisa meningkatkan keamanan akun Anda. Dengan sistem 2FA, pengguna harus memasukkan kode tambahan yang biasanya dikirimkan melalui SMS, atau email.

Tidak hanya itu, beberapa platform juga ada yang menggunakan aplikasi autentikasi khusus, yang bisa digunakan setelah Anda memasukkan password

Baca juga: e-KYC Biometrik, Metode Verifikasi Pelanggan di Masa Depan

Maka dari itu, penting untuk mengaktifkan fitur 2FA di semua akun, terutama untuk akun penting seperti email, media sosial, dan akun keuangan. Anda juga bisa menggunakan aplikasi autentikasi seperti Google Authenticator.

  • Perbarui Perangkat Lunak Secara Rutin

Perangkat lunak yang tidak diperbarui sering kali menjadi target utama peretas karena celah keamanan yang belum diperbaiki. Peretas dapat memanfaatkan kerentanan ini untuk mencuri data pribadi atau merusak sistem Anda.  

Maka dari itu, pastikan sistem operasi, aplikasi, dan perangkat lunak lainnya selalu diperbarui ke versi terbaru. Aktifkan pembaruan otomatis untuk memastikan Anda tidak pernah melewatkan jika ada pembaruan keamanan penting.  

Pembaruan perangkat lunak tidak hanya memberi fitur baru, tapi juga memperbaiki kerentanan keamanan dan membuat kinerja aplikasi jadi lebih ringan.

  • Batasi Penggunaan Jaringan Wi-Fi Publik

Jaringan Wi-Fi publik sering kali menjadi sarana bagi peretas untuk mencuri data pribadi. Ketika Anda terhubung ke jaringan publik, aktivitas online Anda dapat dengan mudah disadap, terutama jika jaringan tersebut tidak terenkripsi.  

Hindari menggunakan Wi-Fi publik untuk mengakses informasi sensitif, seperti login ke akun perbankan atau memasukkan data pribadi. 

Baca juga: Ini Dia Jenis VPN Terkini dan Manfaatnya Bagi Perusahaan

Jika harus menggunakan Wi-Fi publik, gunakan jaringan VPN untuk mengenkripsi koneksi Anda dan melindungi data dari penyadapan. Tapi ingat, hindari penggunaan aplikasi VPN bajakan, dan yang terpenting, jangan disalah gunakan. 

  • Hati-Hati dengan Phishing dan Penipuan Online

Phishing adalah metode di mana peretas mencoba mencuri informasi pribadi dengan menyamar sebagai pihak yang terpercaya, seperti bank atau platform online, sehingga Anda akan terbujuk untuk menyerahkan sejumlah informasi pribadi. 

Untuk mencegah Anda menjadi korban kedua metode kejahatan populer tersebut, penting untuk memperhatikan beberapa trik berikut ini:

  • Jangan pernah mengklik tautan atau membuka lampiran dari email atau pesan yang mencurigakan.  
  • Periksa alamat pengirim email atau URL situs web untuk memastikan keasliannya.  
  • Gunakan alat keamanan, seperti filter spam pada email, untuk mengurangi kemungkinan menerima pesan phishing.  

Dengan waspada terhadap phishing, Anda dapat melindungi diri dari penipuan yang bertujuan mencuri data pribadi atau informasi sensitif lainnya.  

Data Pribadi Lebih Aman Dengan Perlindungan SQURA by Lintasarta

Di era digital, melindungi data pribadi adalah prioritas utama untuk menghindari risiko seperti pencurian identitas, penipuan, atau pelanggaran privasi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Lintasarta hadir dengan layanan SQURA.

SQURA by Lintasarta merupakan layanan keamanan siber komprehensif, yang secara khusus dirancang untuk melindungi data perusahaan dari berbagai ancaman siber. Dalam menjalankan fungsinya, layanan ini bekerja dengan cara:

  • Pengawasan ancaman 24/7: Memantau aktivitas jaringan secara terus-menerus untuk mendeteksi serangan siber.
  • Incident Response: Layanan ini dapat membantu melindungi Anda dengan melakukan penanganan insiden keamanan siber secara cepat dan efektif.
  • Vulnerability Assessment: Layanan ni bekerja dengan cara mengidentifikasi dan memperbaiki kelemahan dalam sistem.

Selain SQURA by Lintasarta, sebenarnya masih banyak produk layanan keamanan siber lainnya yang bisa Anda pilih. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik Anda, klik tautan berikut ini.

Berita Lainnya

Layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda!