Era digital telah membawa serangan siber ke level yang lebih tinggi dengan berbagai jenis serangan yang terus ditingkatkan. Hanya mengandalkan antivirus dan firewall tradisional saja jelas tidak akan cukup untuk melindungi perangkat Anda.
Firewall klasik yang hanya mengandalkan filtering berdasarkan alamat IP, port, dan protokol, kini tidak lagi mampu menahan ancaman berbasis aplikasi, enkripsi, atau teknik menyamarkan serangan yang semakin canggih.
Ketika firewall biasa sudah melewati batas kemampuannya, Anda perlu beralih ke pendekatan keamanan yang lebih canggih, salah satunya Next-Generation Firewall (NGFW) dan solusi pelengkap lainnya.
Evolusi Serangan Siber yang Semakin Canggih
Serangan siber telah berubah banyak sejak dulu. Awalnya, hacker hanya menggunakan virus sederhana yang mudah diblokir. Namun kini mereka sudah berevolusi dan menggunakan berbagai teknik yang cukup rumit.
Misalnya ransomware yang melakukan serangan dengan mengunci data-data dan meminta tebusan. Meski teknik ini sudah ada sejak tahun 1989, namun evolusi yang paling ‘mengerikan’ muncul di tahun 2013 lewat CryptoLocker dan CryptoWall.
Kemudian ada juga phishing. Teknik klasik ini bekerja dengan cara menipu orang lewat email palsu. Di Indonesia, serangan ini naik pesat setelah bisnis online menjamur, dan banyak email yang digunakan untuk kepentingan bisnis.
Evolusi serangan siber ini meningkat karena hacker sekarang sudah semakin canggih dan kemudian berkolaborasi dengan AI membentuk sebuah kesatuan yang sulit dideteksi, seperti mengeksploitasi aplikasi atau serangan zero-day yang tak dikenal sebelumnya.
Baca juga: Cara Hacker Bobol Data dan Sistem Keamanan, serta Upaya Cybersecurity untuk Antisipasi
Hasilnya, bisnis menjadi sangat rawan dan perlindungan lama tak bisa diandalkan untuk menangkal ini semua. Maka dari itu, memahami evolusi kejahatan siber jadi hal yang sangat penting agar kita bisa menyiapkan solusi untuk menghadapinya.
Mengapa Firewall Tradisional Tak Cukup Lagi
Seperti dijelaskan di atas, firewall tradisional bekerja seperti penjaga pintu yang hanya memeriksa alamat IP dan port saja. Dia akan memblokir lalu lintas mencurigakan berdasarkan aturan statis, tapi tak bisa melihat isi paket data di dalamnya.
Maka dari itu, serangan siber tingkat lanjut tidak bisa dideteksi firewall tradisional karena mereka tidak punya kemampuan deteksi aplikasi dan intrusi tingkat lanjut.
Akibatnya, serangan modern seperti malware tersembunyi di aplikasi berpotensi lolos begitu saja dan menginfeksi perangkat Anda. Firewall lama juga tidak bisa mendeteksi serangan SQL injection atau cross-site scripting yang banyak menyasar web bisnis.
Di era cloud dan remote work, jaringan lebih terbuka, membuat firewall tradisional seperti ‘pagar rusak’ yang mudah ditembus. Maka dari itu, penting untuk menemukan solusi pintar dan adaptif untuk perlindungan yang lebih optimal, seperti NGFW.
Apa Itu Next Generation Firewall (NGFW)?
Next Generation Firewall atau NGFW merupakan evolusi dari firewall tradisional. Ia tidak hanya blokir berdasarkan alamat, tapi juga dibekali kemampuan untuk melihat isi dalam paket data, mengenali aplikasi dan mendeteksi ancaman secara real-time.
Dengan kata lain, NGFW tidak hanya melindungi jaringan dari serangan siber yang bersifat umum, tetapi juga dari ancaman yang lebih kompleks, seperti malware, serangan berbasis aplikasi, hingga upaya peretasan yang lebih canggih.
NGFW menjadi sangat relevan di era digital seperti saat ini, ketika bisnis semakin terhubung melalui internet, banyak memanfaatkan cloud sebagai tempat penyimpanan data, integrasi IoT, dan aplikasi berbasis web.
Baca juga: Tangkal Pencurian Data dengan Cyber Security Canggih Berbasis AI
Tanpa perlindungan berlapis dari NGFW, perusahaan berisiko lebih besar terkena kebocoran data, serangan ransomware, atau gangguan operasional yang bisa menyebabkan kerugian besar, baik dari segi reputasi maupun finansial.
Fitur-Fitur Utama yang Harus Ada di NGFW
NGFW bukan sekadar ‘tembok pelindung’ seperti firewall tradisional, tetapi sudah berkembang menjadi sistem keamanan berlapis yang melindungi bisnis dari berbagai ancaman siber modern, sekaligus mendukung fleksibilitas operasional.
Dalam menjalankan fungsinya, firewall ini dibekali dengan fitur utama, yakni:
- Deep Packet Inspection (DPI)
NGFW mampu menganalisis isi paket data yang melewati jaringan, bukan hanya header-nya. Dengan DPI, sistem bisa mengenali apakah data yang masuk membawa ancaman tersembunyi, seperti malware dan skrip berbahaya, atau tidak.
- Application Awareness & Control
NGFW bisa mengidentifikasi aplikasi tertentu, seperti membedakan antara penggunaan aplikasi email resmi dengan aplikasi berbagi file yang tidak aman. Hal ini memungkinkan perusahaan mengatur kebijakan akses sesuai kebutuhan.
- Intrusion Prevention System (IPS)
IPS adalah fitur penting yang memungkinkan NGFW mendeteksi sekaligus menghentikan percobaan serangan siber, baik pola serangan (signature-based detection) maupun perilaku mencurigakan (anomaly-based detection).
- Advanced Malware Protection (AMP)
NGFW biasanya dilengkapi dengan sistem perlindungan malware tingkat lanjut yang terus diperbarui. Fitur ini penting untuk melawan ancaman zero-day, ransomware, atau malware yang belum terdeteksi secara luas.
- URL Filtering & Web Security
Melalui URL filtering, NGFW bisa memblokir akses ke situs berbahaya, phishing, atau situs yang tidak sesuai dengan kebijakan perusahaan. Ini bukan hanya melindungi jaringan, tapi juga membantu meningkatkan produktivitas karyawan.
- Enkripsi & SSL/TLS Inspection
Banyak serangan modern disamarkan melalui lalu lintas terenkripsi. NGFW dibekali dengan kemampuan untuk memeriksa lalu lintas SSL/TLS agar ancaman yang tersembunyi di dalamnya, bisa tetap dideteksi dan langsung ditindaklanjuti.
- Identity-Based Access Control
NGFW dapat menghubungkan aturan keamanan dengan identitas pengguna, bukan hanya perangkat sehingga akses bisa dikontrol berdasarkan peran. Misalnya, seorang karyawan di divisi keuangan mungkin memiliki hak akses berbeda dibandingkan staf pemasaran.
- Cloud & Threat Intelligence Integration
NGFW terhubung dengan basis data intelijen ancaman global yang selalu diperbarui. Dengan begitu, firewall dapat segera mengenali dan menanggapi ancaman baru yang muncul di berbagai belahan dunia, dengan sangat efektif.
- High Availability & Scalability
Selain fitur keamanan, NGFW juga pada umumnya sudah mendukung ketersediaan tinggi (high availability) agar tidak ada downtime, serta dapat diskalakan sehingga dapat menjaga layanan tetap tersedia dan sesuai dengan pertumbuhan kebutuhan perusahaan.
Baca juga: Cybersecurity Berbasis Teknologi AI untuk Keamanan Data Perusahaan
Langkah Praktis Implementasi NGFW
Untuk mulai mengintegrasikannya dalam sistem lembaga atau perusahaan Anda, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan melakukan audit trafik aplikasi, pola penggunaan, dan kebutuhan proteksi data untuk merancang kebijakan NGFW.
Selanjutnya, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut ini, agar NGFW yang diintegrasikan, efektif untuk menangkal berbagai jenis serangan siber:
- Sesuaikan dengan arsitektur jaringan Anda, apakah Anda akan menggunakan on-premises, hybrid, atau cloud-native.
- Implementasikan segmentasi jaringan internal agar jika terjadi breach, jangkauan serangan terbatas dan dampak terhadap sistem penting dapat diminimalkan.
- Hindari aturan berbasis port semata, seperti mengelola berdasarkan siapa, aplikasi apa, dan ke mana trafik tersebut menuju.
- Hubungkan NGFW dengan sistem keamanan lainnya, seperti SIEM, SOC, threat intelligence, manajemen log, dan lainnya. Hal ini dilakukan agar tercipta ekosistem keamanan yang saling menguatkan.
- Lakukan monitoring performa, dan update signature atau threat feed secara rutin. Setelah itu lakukan evaluasi secara mendalam, agar apa yang Anda integrasikan, benar-benar efektif..
Agar proses integrasi firewall generasi terbaru ini ke dalam sistem perusahaan atau lembaga Anda berjalan lebih optimal, sebagai sebagai mitra terpercaya ICT di Indonesia, Lintasarta hadir dengan layanan NGFW.
Baca juga: Cara Menjaga Keamanan Aplikasi dengan Web Application Firewall
NGFW dari Lintasarta dibekali kemampuan untuk melindungi jaringan dari ancaman modern dengan fitur seperti deep packet inspection, IPS, dan anti-malware, dan didukung dengan AI untuk deteksi otomatis.
Sebagai layanan as a Service, layanan dari Lintasarta ini sangat fleksibel, hemat biaya, dan mudah diintegrasikan dengan SD-WAN atau cloud, membuatnya sangat cocok untuk semua bisnis, baik korporasi besar hingga UMKM.
Dengan NGFW dari Lintasarta, Anda tidak hanya mendapatkan proteksi yang lebih mendalam dari serangan siber, tapi juga kemudahan manajemen, automasi, dan dukungan operasional. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa klik tautan ini.

