...
|
Lintasarta

Cara Merancang Arsitektur High-Availability untuk Pusat Data yang Andal

Data Center
Cara Merancang Arsitektur High-Availability untuk Pusat Data yang Andal

Data center yang handal bukan hanya tentang memiliki kapasitas besar dan performa tinggi saja, tapi juga harus punya kemampuan untuk tetap aktif tanpa gangguan (high availability), meski terjadi kegagalan komponen atau bencana. 

Bagaimanapun juga, merancang arsitektur yang mampu menjamin layanan terus berjalan butuh strategi terencana, redundansi, dan pemahaman terhadap standar mutu. Berikut beberapa pendekatan penting yang bisa diadopsi.

Mengenal Standar Tingkatan (Tier) Pusat Data

Sebelum merancang arsitektur data center, penting memahami tingkatan (tier). Misalnya pusat data Tier III sudah mampu melakukan pemeliharaan pada sistem listrik atau pendingin tanpa harus mematikan layanan utama. 

Dengan kata lain, jika ada satu jalur listrik terganggu, maka sistem lain akan tetap berfungsi sehingga tidak terjadi downtime.

Biasanya, data center Tier III dilengkapi cadangan daya dengan konfigurasi 2N (dua jalur listrik yang terpisah), pendinginan dengan model N+1 (ada unit cadangan yang siap bekerja), serta keamanan berlapis seperti kontrol akses biometrik dan CCTV. 

Redundansi untuk Semua Komponen Kritis

Agar benar-benar andal, pusat data harus memiliki cadangan untuk semua komponen penting: listrik, pendingin, jaringan, penyimpanan data, hingga server. Konsepnya sederhana, jika satu jalur mati, maka jalur lain otomatis mengambil alih. 

Contohnya, ketika pasokan listrik utama terganggu, generator cadangan akan langsung menyala tanpa menunggu intervensi manual. 

Baca juga: Memahami Peran Data Center dalam Mendukung Pertumbuhan Bisnis Anda

Hal serupa berlaku untuk pendinginan. Sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) harus punya jalur cadangan agar suhu ruangan tetap stabil. Jika tidak, perangkat bisa cepat panas dan rusak. 

Pentingnya Lokasi Alternatif dan Disaster Recovery

Risiko bencana alam seperti banjir, gempa atau kebakaran membuat distribusi geografis adi faktor penting yang harus diperhatikan. Karena itu, banyak perusahaan memanfaatkan dua atau lebih data center di lokasi berbeda yang saling terhubung.

Dengan adanya replikasi data antar lokasi, operasional bisa dialihkan ke pusat data lain ketika lokasi utama bermasalah. 

Untuk memastikan hal ini berjalan baik, perusahaan perlu menetapkan standar disaster recovery (DR), termasuk berapa lama waktu pemulihan yang ditargetkan (RTO) dan seberapa banyak data yang boleh hilang (RPO). 

Konektivitas Jaringan yang Stabil dan Redundant

Jaringan sering kali jadi titik paling rawan dalam sebuah sistem. Maka dari itu data center harus punya jalur ganda, perangkat jaringan cadangan, serta koneksi internet dari beberapa penyedia berbeda. 

Dengan begitu, jika salah satu jalur atau perangkat mengalami kegagalan, maka sistem tetap bisa bekerja tanpa gangguan yang berarti.

Selain itu, penggunaan teknologi seperti load balancing dan automatic failover juga penting. Fungsinya untuk membagi beban lalu lintas data secara merata dan memastikan jalur cadangan langsung aktif saat jalur utama bermasalah.

Monitoring dan Pengujian Berkala

Sistem yang kuat tetap harus dijaga melalui pemeliharaan dan pemantauan rutin. Monitoring real-time terhadap suhu, kelembapan, konsumsi listrik, hingga beban server akan membantu mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Baca juga: 5 Cara Mengoptimalkan Penggunaan Data Center Bagi Bisnis Modern

Selain itu, uji ketangguhan perlu dilakukan secara berkala. Misal dengan mensimulasikan pemadaman listrik atau pemutusan jaringan. Dari sini, perusahaan bisa melihat apakah sistem cadangan berjalan dengan benar atau tidak.

Solusi Data Center dari Lintasarta

Membangun data center availability butuh pendekatan menyeluruh. Hal inilah yang membuat Lintasarta hadir dengan solusi Data Center dengan standar Tier III, dilengkapi infrastruktur 2N untuk pasokan listrik, dan N+1 untuk pendinginan.

Layanan ini tersedia di berbagai lokasi strategis. Dengan dukungan ini, Anda bisa membangun arsitektur data center yang andal, aman, dan siap menghadapi tantangan digital. Untuk informasi lebih lanjut, klik tautan ini.

Berita Lainnya

Layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda!