Data merupakan aset berharga yang bisa mengubah cara bisnis beroperasi. Dengan strategi bisnis berbasis data, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih cerdas, meningkatkan efisiensi, dan memahami pelanggan dengan lebih baik.
Namun tanpa infrastruktur IT yang andal, data tersebut hanya akan menjadi angka tanpa makna. Menurut laporan ResearchGate, perusahaan yang memanfaatkan analitik data dapat meningkatkan profitabilitas hingga 20%.
Lantas, bagaimana cara menyusun strategi bisnis berbasis data dengan dukungan infrastruktur IT, serta bagaimana solusi Internet dapat menjadi fondasi yang kuat untuk kesuksesan Anda?
Mengapa Strategi Bisnis Berbasis Data Penting?
Seperti disebutkan diatas, data merupakan aset perusahaan yang sangat penting. Dengan memanfaatkan data, Anda bisa melihat pola bisnis, memprediksi tren, dan merespons kebutuhan pasar dengan cepat.
Misalnya, perusahaan ritel dapat menggunakan data penjualan untuk menentukan produk yang laris, sementara perusahaan logistik dapat mengoptimalkan rute pengiriman berdasarkan data lalu lintas.
Baca juga: Optimalkan Analisis Data Bisnis dengan Kekuatan Object Storage
Namun untuk mengubah data menjadi wawasan yang actionable, dibutuhkan infrastruktur IT yang mampu mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis data secara efisien, agar proses pengambilan keputusan berjalan optimal.
Langkah-Langkah Menyusun Strategi Bisnis Berbasis Data
Untuk bisa memenangkan persaingan, Anda perlu menyiapkan strategi bisnis yang tepat, sesuai dengan tujuan dan kondisi pasar. Hal yang sama berlaku saat Anda mulai menerapkan strategi bisnis dengan berbasis data.
Berikut merupakan langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk menyusun strategi bisnis berbasis data, agar Anda bisa memenangkan persaingan pasar.
- Tentukan Tujuan Bisnis yang Jelas
Langkah pertama adalah menentukan apa yang ingin dicapai dengan data tersebut. Apakah Anda ingin meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi biaya operasional, meningkatkan inovasi, atau memperluas pangsa pasar?
Strategi bisnis berbasis data yang sukses dimulai dengan pemetaan kebutuhan bisnis. Misalnya, sebuah perusahaan e-commerce mungkin ingin menggunakan data untuk merekomendasikan produk yang relevan kepada pelanggannya.
Dengan memiliki tujuan yang lebih jelas, hal ini akan membantu Anda memilih teknologi IT yang tepat untuk diintegrasikan ke dalam sistem bisnis Anda.
- Bangun Infrastruktur IT yang Andal
Infrastruktur IT yang kuat merupakan fondasi strategi berbasis data. Ini mencakup konektivitas internet yang stabil, sistem penyimpanan data seperti cloud, dan alat analytic untuk memproses informasi.
Penelitian dari Gartner menunjukkan jika 75% perusahaan gagal memanfaatkan data karena infrastruktur IT yang tidak memadai.
Baca juga: Transformasi Digital: Mengintegrasikan Teknologi Cloud ke Dalam Bisnis
Koneksi internet yang lambat atau sering terputus dapat menghambat pengumpulan data secara real-time, yang sangat penting untuk analitik seperti Internet of Things (IoT) atau kecerdasan buatan (AI).
- Kumpulkan dan Kelola Data dengan Efisien
Setelah infrastruktur IT siap, langkah berikutnya adalah mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti pelanggan, perangkat IoT, atau sistem internal. Pastikan data disimpan dengan aman dan terstruktur untuk memudahkan analisis.
Menurut ResearchGate, perusahaan yang menggunakan sistem manajemen data berbasis cloud dapat mengurangi waktu analisis hingga 30%.
Infrastruktur IT yang mendukung cloud memungkinkan penyimpanan data yang lebih scalable, akses yang lebih cepat dan fleksibel. Semua itu sangat penting untuk menunjang perkembangan bisnis dengan volume data besar.
- Gunakan Alat Analitik untuk Wawasan
Data mentah tidak akan berguna jika tim analis tidak mampu mengidentifikasi, kemudian menggunakannya untuk memantau tren dan pola pergerakan pasar. Maka dari itu, untuk memudahkan Anda, analytic berbasis AI bisa jadi solusi.
Teknologi seperti AI dan IoT, yang bergantung pada konektivitas Internet yang stabil, dapat meningkatkan akurasi pengambilan keputusan tersebut.
Baca juga: Peran Penting Internet of Things (IoT) Dalam Revolusi Industri 4.0
Misalnya, bisnis ritel dapat menganalisis data pembelian untuk memprediksi permintaan musiman, sementara perusahaan logistik dapat mengoptimalkan rute pengiriman berdasarkan data-data sebelumnya.
- Latih Tim untuk Memanfaatkan Data
Strategi bisnis berbasis data hanya efektif jika tim Anda memahami dan tahu cara memaksimalkannya. Banyak bisnis, terutama UMKM, menghadapi tantangan literasi digital, dan inilah tantangan yang harus segera diselesaikan.
Menurut ResearchGate, 60% kegagalan transformasi digital disebabkan oleh kurangnya keterampilan karyawan. Adakan pelatihan reguler untuk memastikan tim Anda dapat menggunakan alat analitik dan memahami wawasan yang dihasilkan.
Infrastruktur IT yang user-friendly, seperti yang didukung oleh SkyLINK dari Lintasarta, juga mempermudah tim non-teknis untuk mengakses data.
SkyLINK Pilihan Tepat Untuk Strategi Bisnis di era Digital
Konektivitas yang tidak stabil, terutama di daerah terpencil dapat menghambat proses pengumpulan dan pengolahan data secara real-time.
Biaya infrastruktur IT juga sering menjadi kendala bagi UMKM. Untuk mengatasi ini, memilih layanan seperti SkyLINK dari Lintasarta, merupakan solusi terbaik menghadirkan konektivitas terjangkau dan aman.
SkyLINK dari Lintasarta, merupakan layanan teknologi satelit untuk menyediakan internet stabil di lokasi terpencil, seperti situs pertambangan atau perkebunan dan lainnya, untuk memastikan kelancaran pengumpulan data secara real-time.
Dengan Service Level Agreement (SLA) hingga 99%, SkyLINK menjamin downtime minimal, memungkinkan bisnis Anda mengakses data kapan saja dan di mana saja, sehingga proses pengambilan keputusan bisa berjalan lebih cepat.
Layanan ini juga dilengkapi dengan enkripsi canggih, SkyLINK melindungi data sensitif dari ancaman siber, memastikan informasi bisnis Anda tetap aman.
SkyLINK juga memungkinkan Anda menyesuaikan bandwidth sesuai kebutuhan, dan dengan pengalaman lebih dari 37 tahun dan jaringan dukungan di 54 kota di Indonesia, Lintasarta menyediakan layanan teknis 24/7 yang responsif.
Singkat kata, SkyLINK merupakan layanan terbaik dari Lintasarta, yang mampu menghapus hambatan konektivitas, memungkinkan Anda memanfaatkan data secara maksimal, dan menggunakannya untuk menunjang strategi bisnis Anda.
Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan SkyLINK dari Lintasarta, Anda bisa mengikuti tautan berikut ini

