...
|
Lintasarta

5 Perbedaan Mendasar Antara Internet Satelit dan Internet Terestrial

Connectivity
5 Perbedaan Mendasar Antara Internet Satelit dan Internet Terestrial

Di era digital seperti sekarang ini, kebutuhan koneksi internet bukan hanya sebatas kebutuhan untuk mencari hiburan dan informasi saja. Lebih dari itu, Internet telah cukup lama digunakan sebagai penunjang aktivitas bisnis sebuah perusahaan.

Bicara koneksi Internet, tentu Anda sering mendengar istilah internet satelit dan internet terestrial. Meski secara umum fungsi keduanya sama, namun jika dipelajari lebih lanjut, ada perbedaan yang signifikan dari kedua jenis produk tersebut.

Untuk menghindari kesalahan dalam memilih produk mana yang akan digunakan, ada baiknya simak terlebih dahulu penjelasan tentang beberapa perbedaan antara internet satelit dan internet terestrial berikut ini:

  • Infrastruktur dan Teknologi

Internet satelit menggunakan satelit yang mengorbit di luar angkasa untuk mentransmisikan sinyal internet ke antena penerima. Teknologi ini sangat cocok digunakan di daerah terpencil atau sulit dijangkau oleh infrastruktur kabel fisik. 

Sebaliknya, internet terestrial mengandalkan infrastruktur berbasis darat, seperti kabel serat optik, DSL, dan jaringan nirkabel (radiolink atau microwave). Koneksi terestrial biasanya butuh investasi yang sangat besar dalam pembangunan jaringan fisik.

  • Cakupan Wilayah

Salah satu keunggulan utama internet satelit adalah, cakupannya yang luas dan tidak terbatas oleh hambatan geografis. Dengan teknologi satelit, wilayah terpencil seperti pulau-pulau kecil atau daerah pegunungan dapat tetap terhubung dengan internet. 

Baca juga: Dedicated Internet vs Shared Internet, Mana Lebih Baik?

Di sisi lain, internet terestrial masih punya keterbatasan dalam hal cakupan wilayah. Infrastruktur jaringan hanya dapat dibangun di daerah yang secara geografis dan ekonomis dinilai layak untuk diinvestasikan koneksi internet tersebut.

  • Kecepatan dan Latensi

Internet terestrial umumnya menawarkan kecepatan lebih tinggi dengan latensi rendah. Kelebihan ini membuatnya sangat ideal untuk aktivitas yang membutuhkan respons cepat, seperti bermain game online atau panggilan video berkualitas tinggi. 

Sebaliknya, internet satelit cenderung memiliki latensi yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena sinyal yang dikirimkan, harus menempuh jarak yang sangat jauh menuju satelit, dan setelah itu baru dikembalikan ke bumi.

Sebagai catatan, latensi merupakan waktu yang dibutuhkan data untuk melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lain, atau waktu tunda dalam proses pengiriman data.

Misal live streaming pertandingan sepakbola. Mungkin Anda akan melihat tayangan dalam versi live streaming di gadget, akan sedikit terlambat dari tayangan yang Anda saksikan dari TV, dan lebih lambat ketika melihat langsung di stadion.

  • Biaya Implementasi dan Operasional

Biaya internet satelit cenderung lebih mahal dibandingkan dengan internet terestrial. Hal ini disebabkan karena banyak faktor, mulai dari biaya pembuatan satelit, peluncuran, pemeliharaan, hingga pengguna antena parabola dan modem satelit.

Baca juga: Layanan Jaringan Internet Lintasarta NAP, IIX, dan Premium. Mana yang Sesuai dengan Bisnis Anda?

Sementara untuk internet terestrial, proses pembangunan infrastrukturnya cenderung lebih terjangkau, terutama untuk daerah-daerah perkotaan dengan infrastruktur yang sudah mapan. Namun untuk wilayah terpencil, perhitungannya bisa jauh berbeda.

  • Keandalan dan Stabilitas Koneksi

Internet terestrial biasanya lebih stabil dan andal, terutama dalam kondisi cuaca buruk. Jaringan berbasis kabel serat optik biasanya tidak terpengaruh oleh faktor eksternal seperti hujan lebat, atau gangguan atmosfer. 

Di sisi  lain, internet satelit tergolong rentan dengan gangguan cuaca dan kondisi lingkungan yang ekstrem. Gangguan ini bisa berupa kecepatan koneksi yang menurun, hingga koneksi internet terputus sampai kondisi ekstrem tersebut berakhir.

Layanan Internet Terbaik dari Lintasarta

Baik internet satelit maupun internet terestrial, keduanya punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Meskipun begitu, untuk mendapat kualitas terbaik dari kedua produk tersebut, pastikan selalu memilih layanan Lambda by Lintasarta.

Lintasarta menawarkan berbagai layanan internet, baik itu  internet satelit maupun internet terestrial, dengan beberapa keunggulan, diantaranya:

  • Didukung infrastruktur jaringan yang luas dan modern, untuk menghadirkan kualitas jaringan yang handal.
  • Keamanan data lebih terjamin dengan dukungan teknologi keamanan terkini, yang terus diperbaharui secara berkala.
  • Tim teknis Lintasarta siap membantu Anda kapanpun dibutuhkan, dengan dukungan teknis 24/7.
  • Dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis yang beragam, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil.

Dengan semua kelebihan tersebut, Lambda by Lintasarta menghadirkan solusi dengan kualitas internet terbaik. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang produk-produk pilihan dari Lintasarta, Anda bisa mengikuti tautan berikut ini.

Berita Lainnya

Layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda!