...
|
Lintasarta

Cara Cloud Membantu Industri Sumber Daya dalam Menangani Lonjakan Data

Cloud Computing
Cara Cloud Membantu Industri Sumber Daya dalam Menangani Lonjakan Data

Di dunia industri sumber daya seperti pertambangan, minyak dan gas, atau energi, data tumbuh seperti sungai yang meluap. Setiap hari, sensor, drone, dan alat ukur menghasilkan informasi besar tentang cadangan, cuaca atau peralatan. 

Semua data tersebut butuh ditampung, diproses, dan dianalisis dengan cepat agar keputusan bisa diambil secara efektif. Kalau tidak ditangani dengan baik, lonjakan data tersebut bisa bikin operasional menjadi lambat. 

Tapi beruntung saat ini sudah ada cloud computing, yang hadir untuk membantu menyimpan, mengolah dan membagikan data tersebut dengan cepat dan aman. 

Apa Itu Lonjakan Data di Industri Sumber Daya?

Lonjakan data berarti peningkatan mendadak volume informasi yang harus dikelola oleh sebuah sistem. Di Industri Sumber Daya, kondisi ini sering terjadi saat eksplorasi baru, pemantauan real-time, atau ketika aktivitas analisis lingkungan. 

Misalnya, perusahaan minyak dan gas hasilkan terabyte data dari rig lepas pantai per jam, termasuk gambar seismik atau data sensor IoT. Begitu juga di pertambangan, drone pantau menghasilkan video dan foto besar yang harus segera diolah.

Tanpa solusi tepat, lonjakan ini bisa menimbulkan masalah, seperti server lokal overload, biaya simpan naik, dan pengambilan keputusan menjadi lambat, yang berpotensi menyebabkan kerugian besar, baik finansial maupun reputasi. 

Baca juga: Strategi Cerdas Efisiensi Sumber Daya Dengan Solusi Berbasis Cloud

Di Indonesia, sektor ini tumbuh pesat, tantangan data menjadi semakin besar karena regulasi lingkungan ketat, sehingga cloud computing dibutuhkan sebagai solusi untuk mengatasi semua masalah tersebut.

Peran Cloud dalam Mengelola Lonjakan Data

Cloud bisa diibaratkan sebagai gudang ‘ajaib’ yang bisa melebar sesuka hati. Ia mampu menyimpan data di server jauh, dan memungkinkan Anda menambahkan ruang saat terjadi lonjakan data, dan menguranginya saat terjadi penurunan.

Di Industri Sumber Daya, cloud computing berguna untuk membantu sistem memproses data secara real-time. Misalnya, Anda bisa menggunakan cloud analytics untuk prediksi kerusakan peralatan dari data sensor, dan cegah terjadinya downtime.

Cara kerjanya sederhana, data dikirim ke cloud via internet, lalu diolah dengan menggunakan AI atau machine learning. Hasilnya, tim bisa mengakses info dari mana saja, seperti menggunakan tablet di lapangan dan perangkat lainnya. 

Cloud dapat membantu menghemat biaya dengan sistem pembayaran sesuai kapasitas yang digunakan. Cara ini cukup efektif membantu menurunkan biaya operasional secara signifikan, tanpa harus kehilangan kehilangan produktivitas. 

Baca juga: Seperti Apa Masa Depan Hybrid Cloud dan Edge Computing di Indonesia

Di sektor energi, cloud computing dapat mengintegrasikan data dari panel surya atau turbin angin, membantu optimasi energi hijau. Dengan kata lain, ini bukan hanya sekedar teknologi, tapi alat bantu kerja untuk meningkatkan daya saing.

Langkah Praktis Implementasi Cloud

Untuk menurunkan potensi gangguan pada operasional, implementasi cloud sebaiknya dilakukan secara bertahap. Anda bisa memulainya dengan melakukan evaluasi kebutuhan data secara menyeluruh, termasuk volume dan frekuensi lonjakan. 

Setelah itu, Anda bisa melakukan beberapa langkah strategis berikut ini:

  • Pilih model cloud yang sesuai, misalnya publik untuk efisiensi biaya atau privat untuk keamanan maksimal. 
  • Lakukan migrasi data secara bertahap, dimulai dari dataset kecil seperti laporan sensor, untuk menguji performa sistem.
  • Latih tim untuk menggunakan user interface cloud seperti dashboard analytic yang user-friendly

Penerapan cloud computing juga harus memperhatikan beberapa aspek penting, beberapa diantaranya adalah:

  • Pastikan ketersediaan konektivitas di lokasi operasional. Hal ini dilakukan agar data dapat dikirim ke cloud dengan lancar.
  • Pastikan keamanan dan kepatuhan regulasi yang memastikan data sensitif tetap terlindungi sesuai standar yang berlaku.
  • Perhatikan manajemen biaya. Anda bisa melakukannya melalui monitoring pemakaian untuk mencegah pemborosan.
  • Implementasikan Sovereign Cloud, untuk memastikan data disimpan, dikelola, dan diproses sesuai dengan hukum dan regulasi negara tempat data tersebut berada, sehingga risiko kebocoran atau akses tidak sah dapat diminimalkan.
  • Anda disarankan untuk melakukan integrasi hybrid agar sistem cloud dapat berjalan selaras dengan infrastruktur lokal yang sudah ada.

Untuk menyederhanakan proses integrasi, kolaborasi dengan penyedia layanan cloud sangat disarankan, sehingga Anda bisa mendapatkan kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan, dan tim bisa lebih fokus pada optimasi operasional. 

Baca juga: Tingkatkan Efisiensi Bisnis Anda dengan Mengoptimalkan Solusi Cloud

Selain itu, lakukan pemantauan rutin untuk memastikan sistem berjalan optimal. Pendekatan ini memungkinkan Anda untuk bisa mengelola lonjakan data dengan lebih efektif, tanpa membebani anggaran secara berlebihan.

Solusi Cloud dari Lintasarta Untuk Industri Sumber Daya

Lonjakan data di Industri Sumber Daya tidak lagi menjadi hambatan, melainkan peluang untuk mempercepat inovasi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat daya saing perusahaan di era digital. 

Lintasarta, sebagai penyedia solusi ICT terkemuka di Indonesia, menawarkan platform cloud bernama Cloudeka yang dirancang khusus untuk mendukung berbagai industri, termasuk sektor resource seperti pertambangan, minyak dan gas, serta energi. 

Cloudeka bukan hanya sekedar infrastruktur cloud computing biasa, melainkan ekosistem lengkap yang mengintegrasikan layanan IaaS (Infrastructure as a Service), PaaS (Platform as a Service), dan SaaS (Software as a Service). 

Selain itu, Cloudeka juga menghadirkan Sovereign Cloud yang memastikan seluruh data pelanggan disimpan dan dikelola di dalam yurisdiksi Indonesia. Hal ini dapat memberi jaminan kepatuhan terhadap regulasi nasional serta perlindungan maksimal terhadap keamanan dan privasi data.

Cloudeka juga turut menyediakan layanan GPUaaS (GPU as a Service) yang memungkinkan pelanggan untuk memanfaatkan kemampuan komputasi tinggi berbasis GPU tanpa perlu berinvestasi pada perangkat keras. 

Layanan ini sangat ideal untuk kebutuhan seperti AI/ML (Artificial Intelligence / Machine Learning), rendering grafis, data analytics, serta pengembangan aplikasi berbasis deep learning.

Untuk Industri Sumber Daya, Cloudeka difokuskan pada pengelolaan big data, integrasi IoT, dan analitik prediktif, yang sangat relevan dengan tantangan lonjakan data dari sensor lapangan, drone pemantauan, dan peralatan berat.

Secara keseluruhan, Cloudeka menjadikan cloud sebagai mitra strategis bagi Industri Sumber Daya. Untuk informasi lebih lanjut, klik disini

Berita Lainnya

Layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda!