...
|
Lintasarta

Benarkah Menyimpan Data Perusahaan di Layanan Cloud Lebih Aman?

Cloud Computing
Cloud Computing

Saat ini banyak orang yang memilih untuk menyimpan file-file pribadi, hingga data penting perusahaan di layanan cloud. Selain tidak perlu menyediakan storage fisik, layanan ini juga lebih fleksibel, bisa diakses dari mana saja dan kapan saja.

Namun yang jadi pertanyaan, apakah menyimpan data di cloud benar-benar lebih aman dibandingkan metode tradisional seperti flashdisk atau hardisk? Terlebih dengan meningkatnya ancaman siber seperti ransomware dan phishing

Untuk menjawabnya, kita perlu melihat lebih dalam aspek keamanan layanan cloud, kelebihan yang ditawarkannya, serta tantangan yang mungkin muncul.

Keamanan Layanan Cloud

Secara konsep, cloud computing menawarkan penyimpanan data di server yang dikelola oleh penyedia layanan tertentu. Berbeda dengan server fisik, menyimpan data di cloud punya keunggulan dalam hal fleksibilitas. 

Dalam menjalankan fungsinya, data biasanya disimpan di beberapa lokasi, sehingga jika satu server gagal memuat data, maka data tersebut tetap bisa diakses dari server lain tanpa mengalami penurunan performa. 

Baca juga: Ingin Hemat Waktu dan Tenaga? Coba Maksimalkan Teknologi Cloud

Selain itu, penyedia layanan cloud juga biasanya dilengkapi dengan berbagai teknologi keamanan, seperti enkripsi end-to-end dan firewall, yang akan melindungi data Anda dari berbagai ancaman siber, seperti phising, ransomware dan lainnya.

Hal ini membuat cloud tampak lebih aman jika dibandingkan dengan infrastruktur lokal yang sering kali terbatas oleh anggaran dan sumber daya manusia.

Layanan cloud juga memberikan fleksibilitas yang sulit ditandingi oleh solusi tradisional. Dengan sistem otomatisasi dan pembaruan keamanan berkala, Anda tidak perlu repot mengelola patch atau upgrade perangkat keras secara manual. 

Selain itu, cloud juga memungkinkan pemulihan data yang lebih cepat setelah serangan siber atau kegagalan sistem. Hal ini dimungkinkan berkat adanya fitur backup & disaster recovery yang sudah terintegrasi dengan layanan tersebut. 

Kepercayaan Terhadap Layanan Cloud Jadi Tantangan

Salah satu kekhawatiran utama saat Anda menggunakan layanan cloud adalah, ketergantungan pada pihak ketiga. Ketika data disimpan di cloud, perusahaan harus mempercayakan penyedia layanan untuk melindungi informasi sensitif mereka.

Jika penyedia tersebut mengalami pelanggaran keamanan, data perusahaan bisa terancam. Contohnya, insiden pelanggaran data besar yang melibatkan penyedia cloud ternama di masa lalu menunjukkan bahwa risiko ini nyata. 

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas Tim dengan Akses Data Lewat Layanan Cloud

Dengan kata lain, meski layanan cloud menawarkan infrastruktur canggih dengan berbagai keunggulannya, namun tingkat keamanannya tetap sangat bergantung pada bagaimana layanan tersebut dikelola dan digunakan.

Pilih Penyedia Layanan Cloud Yang Tepat

Lalu, bagaimana cara memastikan data perusahaan benar-benar aman di cloud? Jawabannya terletak pada pemilihan penyedia layanan yang tepat. Salah satu solusi menarik yang bisa dipertimbangkan adalah Deka Vault dari Lintasarta Cloudeka. 

Layanan cloud ini hadir dengan menawarkan fitur utama, yakni backup & disaster recovery berbasis cloud, sistem keamanan tingkat tinggi dengan enkripsi AES-256 dan kompresi data yang jauh lebih efisien. 

Dengan Deka Vault, Anda bisa menyimpan data penting mereka di infrastruktur lokal Indonesia, memastikan kepatuhan terhadap regulasi seperti PP No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik dan sertifikasi keamanan ISO 27001.

Deka Vault juga tidak hanya menawarkan keamanan, tetapi juga kemudahan. Proses backup dilakukan secara otomatis, dan data dapat dipulihkan kapan saja dengan cepat, mengurangi risiko downtime yang merugikan bisnis. 

Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan Deka Vault dan bagaimana cara layanan ini menjaga keamanan data, Anda bisa mengikuti tautan berikut ini.

Berita Lainnya

Layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda!