Digitalisasi kini semakin mendominasi lanskap bisnis di Indonesia, dan perusahaan dituntut untuk lebih gesit, efisien dan fokus pada inti bisnisnya. Dalam situasi ini, IT outsourcing jadi salah satu ide yang paling relevan.
Berikut merupakan beberapa peluang IT outsourcing di Indonesia, sebagai solusi untuk mendukung transformasi digital perusahaan Anda.
- Permintaan Tinggi Akibat Digitalisasi
Pergeseran ke aktivitas bisnis yang berbasis digital, seperti e-commerce, layanan keuangan digital, dan pendidikan online, memicu kebutuhan layanan TI yang kompleks dan terus berkembang.
Banyak perusahaan yang belum memiliki kapasitas internal yang memadai untuk menangani semua aspek IT. Dalam hal ini, outsourcing memungkinkan mereka mengakses keahlian dan infrastruktur dengan lebih cepat dan fleksibel.
- Efisiensi Biaya dan Fleksibilitas Operasional
Mengelola tim IT in-house seringkali melibatkan biaya tetap tinggi, mulai dari gaji, pelatihan, perawatan perangkat keras, investasi CAPEX (Capital Expenditure), dan lainnya. Tentu saja ini akan sangat membebani keuangan perusahaan Anda.
Dengan outsourcing, perusahaan dapat mengubah sebagian biaya tetap menjadi biaya operasional (OPEX). Ini sangat ideal terutama dalam kondisi ekonomi yang sulit atau saat perusahaan ingin menghindari risiko investasi besar di depan.
- Akses ke Sumber Daya dan Keahlian Khusus
Tak semua perusahaan punya staf IT yang kompeten di semua bidang, mulai dari manajemen server, jaringan, keamanan siber, pemeliharaan database, sampai outsourcing fungsi-fungsi operasional.
Baca juga: Fokus pada Bisnis Anda, Serahkan Operasional IT kepada Ahlinya
Hal ini berbeda dengan vendor IT outsourcing profesional, dimana mereka biasanya sudah memiliki SDM bersertifikasi dan berpengalaman di berbagai proyek, sehingga bisa mengisi gap kompetensi tersebut dengan cepat dan akurat.
- Skala dan Kecepatan Implementasi
Perusahaan yang ingin mempercepat peluncuran produk baru, memperluas jangkauan usaha, atau merespons perubahan pasar, bisa mendapatkan manfaat besar dari layanan yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan IT outsourcing.
Karena vendor yang fokus pada layanan IT bisa menyediakan tim yang lebih besar atau lebih cepat tersedia, proyek dapat dilaksanakan lebih efisien dibanding jika perusahaan harus merekrut dan melatih sendiri tim IT-nya.
Tantangan IT Outsourcing di Indonesia
Meski terlihat punya banyak keunggulan dan peluang yang diberikan IT outsourcing terbilang menjanjikan, namun dibalik itu semua terdapat beberapa tantangan yang harus Anda perhatikan dengan cermat, diantaranya:
- Pemilihan Penyedia Layanan yang Tepat
Salah satu tantangan terbesar adalah menemukan vendor yang tidak hanya murah, tapi juga kompeten, andal, dan mampu memenuhi standar kualitas. Jika perusahaan hanya memprioritaskan biaya rendah, seringkali hasil yang didapat mengecewakan.
Baca juga: Menyederhanakan Pengelolaan IT dengan Managed Services Terintegrasi
Ada beberapa masalah yang biasanya muncul, seperti performa yang buruk, waktu penyelesaian lambat, kurangnya dukungan pasca-implementasi dan konsistensi, dimana kualitas layanan biasanya akan menurun seiring berjalannya waktu.
- Masalah Keamanan dan Privasi Data
IT outsourcing berarti pihak ketiga akan mengakses data, sistem, dan infrastruktur internal perusahaan. Jika kontrol keamanan lemah, risiko kebocoran data, serangan siber, atau pelanggaran regulasi menjadi tinggi.
Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk memastikan vendor yang dipilih memiliki protokol keamanan yang baik, sertifikasi, kepatuhan terhadap regulasi lokal dan sudah mematuhi standar industri.
- Kesenjangan Kompetensi dan Adaptasi Teknologi
Teknologi berubah dengan sangat cepat, termasuk cloud computing, Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), otomatisasi, dan tren keamanan baru, yang terus bergerak dan mendapatkan pembaharuan dalam kurun waktu yang singkat.
Vendor IT outsourcing mungkin punya keahlian di beberapa bidang, tapi tidak di semua. Maka dari itu, Anda perlu memastikan bahwa vendor memiliki kemampuan adaptasi dan update terhadap teknologi baru agar tidak tertinggal.
- Komunikasi, Budaya dan Kontrol Kualitas
Kendala koordinasi bisa muncul terutama jika outsourcing dilakukan dari berbagai lokasi, atau menggunakan tim yang remote. Perbedaan budaya kerja, ekspektasi, bahasa teknis, maupun standar kerja bisa menyebabkan miskomunikasi.
Baca juga: Memahami Managed Service IT Operations dan Perannya Bagi Perusahaan
Masalah lain yang mungkin akan muncul, dan harus segera diantisipasi adalah, kontrol kualitas yang harus terus dijaga melalui SLAs (Service Level Agreements), monitoring, audit, pelaporan dan evaluasi rutin.
- Regulasi dan Kepatuhan Lokal
Perusahaan harus memahami regulasi ketenagakerjaan, perlindungan data, pajak, dan izin-izin lainnya yang berlaku di Indonesia. Vendor IT outsourcing yang dipilih harus memenuhi regulasi ini. Jika tidak, bisa muncul risiko hukum atau reputasi.
Maka dari itu, agar peluang bisa dimanfaatkan dan tantangan bisa diminimalkan, Anda sangat disarankan untuk melakukan beberapa trik, seperti:
- Lakukan due diligence secara menyeluruh, dengan cara memeriksa track record perusahaan , portofolio proyek, sertifikasi keamanan dan testimoni klien.
- Pastikan ada indikator kinerja yang bisa diukur, seperti uptime, response time, recovery time, dan lain-nya.
- Untuk membangun kepercayaan, mulai dengan proyek kecil atau trial untuk menguji kapabilitas vendor, dan mengenali cara kerja bersama.
- Bangun komunikasi yang terbuka dan rutin: update status proyek, isu teknis, titik risiko, serta mekanisme eskalasi masalah.
- Tetapkan kontrol keamanan dan kepatuhan, seperti enkripsi data, backup, audit, kepatuhan terhadap regulasi seperti UU perlindungan data pribadi.
Untuk memenuhi semua tuntutan dan mengatasi semua tantangan tersebut, Lintasarta kini hadir dengan produk layanan MSITO (Managed Services IT Operation), yang memungkinkan perusahaan tetap fokus penuh pada core business.
MSITO hadir sebagai solusi, yang menawarkan layanan end-to-end, SDM bersertifikasi, jaminan SLA tinggi (misalnya SLA 95% dalam solusi LEAPS), serta prinsip FORCE yang adalah focus on vertical solutions, on-demand flexibility, reliable, certified, dan end-to-end.
Bagi perusahaan yang sedang mempertimbangkan layanan IT outsourcing, mari pelajari lebih jauh tentang MSITO dengan klik tautan ini.

