...
|
Lintasarta

Cara Kerja Teknologi Membantu Teknologi Untuk Mengukur dan Mengelola Limbah

IoT
Cara Kerja Teknologi Membantu Teknologi Untuk Mengukur dan Mengelola Limbah

Mengelola limbah saat ini jadi tantangan besar bagi lingkungan dan masyarakat di banyak wilayah di Indonesia. Bagaimana tidak, setiap hari jutaan ton sampah dan air limbah dihasilkan dari aktivitas sehari-hari kita.

Volume limbah yang semakin meningkat, baik dari sektor industri, rumah tangga, maupun layanan publik, menuntut cara yang lebih cerdas dalam pengukuran dan pengelolaannya. Di sinilah peran teknologi menjadi kunci. 

Melalui inovasi digital, perusahaan dan instansi dapat memantau, menganalisis, serta mengoptimalkan pengelolaan limbah agar lebih efisien dan berkelanjutan.

Teknologi dalam Pengukuran Limbah

Salah satu langkah penting dalam mengelola limbah adalah pengukuran yang akurat. Teknologi sensor, Internet of Things (IoT), dan perangkat berbasis cloud kini dapat mengukur volume, jenis, serta tingkat pertumbuhan limbah secara real-time. 

Misalnya, sensor pintar yang dipasang pada kontainer dapat mengirimkan data mengenai kapasitas yang sudah terisi, sehingga pihak pengelola mengetahui kapan waktu ideal untuk pengangkutan.

Dengan data yang lebih akurat, proses pengumpulan limbah jadi lebih efisien. Tidak hanya itu, biaya operasional juga akan menurun, dan risiko pencemaran lingkungan dapat ditekan hingga ke batas titik minimal. 

Selain itu, integrasi dengan dashboard analitik memungkinkan pengambil keputusan memantau tren serta membuat proyeksi untuk jangka panjang.

Pengelolaan Limbah Berbasis Digital

Setelah data terkumpul, tantangan berikutnya adalah pengelolaan. Teknologi berbasis digital memungkinkan sistem terpusat untuk mengatur jadwal, mengoptimalkan rute pengangkutan, hingga menyesuaikan kebutuhan dengan ketersediaan armada. 

Dengan manajemen digital, upaya mengelola limbah jadi lebih efektif dan efisien, serta sistem menjadi lebih responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.

Baca juga: Bagaimana IoT Platform Membantu Industri Manufaktur Jadi Lebih Cerdas?

Selain itu, Anda juga bisa mengoptimalkan potensi dari teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu proses pengelolaan imbiah ini dengan cara memberi rekomendasi otomatis untuk strategi pengelolaan yang lebih baik. 

Misalnya, AI dapat menganalisis pola produksi limbah dalam sebuah wilayah atau kawasan. Kemudahan sistem akan memberi saran mengenai distribusi armada atau cara mengelola limbah lanjutan agar tidak menimbulkan kerusakan.

Manfaat Teknologi dalam Efisiensi Layanan Publik

Penerapan teknologi dalam pengukuran dan pengelolaan limbah tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tapi juga dapat membantu meningkatkan kualitas layanan publik secara umum. 

Ketika proses pengelolaan limbah berjalan lancar, masyarakat merasakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, transparansi data membuat publik percaya bahwa pengelolaan dilakukan secara profesional dan berkelanjutan.

Dalam mengelola limbah, Anda juga bisa mengoptimalkan teknologi digital untuk membantu mengurangi waktu tunggu dan antrian pada layanan terkait pengelolaan limbah, seperti pengurusan izin atau pengajuan layanan. 

Sistem antrian digital (digital queuing system) juga dapat mengatur alur pelayanan, mempersingkat waktu tunggu, dan meningkatkan kepuasan masyarakat.

IoT SPARING dari Lintasarta

Sebagai penyedia solusi teknologi terkemuka, Lintasarta menghadirkan IoT SPARING (Sistem Pemantauan Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan), yang merupakan solusi Internet of Things (IoT) untuk memantau dan mengelola limbah industri secara otomatis, terus-menerus, dan daring. 

Tujuannya adalah memastikan bahwa air limbah yang dibuang oleh industri telah diolah dengan baik melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga tidak melebihi ambang batas pencemaran yang ditetapkan.

Baca juga: Peran Penting Internet of Things (IoT) Dalam Revolusi Industri 4.0

Cara kerjanya cukup sederhana. Pihak Lintasarta nantinya akan memasang sensor-sensor khusus di saluran pembuangan air limbah industri.

Setelah itu sensor-sensor tersebut akan secara otomatis mengukur parameter kualitas air limbah, seperti pH, suhu, dan parameter lainnya, lalu mengirimkan datanya melalui jaringan komunikasi Lintasarta.

Data yang terkumpul nantinya akan ditampilkan pada dasbor yang dapat diakses oleh pihak perusahaan dan otoritas terkait. Sistem ini memungkinkan pemantauan yang akurat dan penyusunan laporan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Yuk ciptakan lingkungan bebas limbah bersama Lintasarta IoT SPARING. Nah buat Anda yang ingin mengetahui bagaimana sistem ini bisa diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah, klik disini.

Berita Lainnya

Layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda!