...
|
Lintasarta

Kenapa Harus Manfaatkan Teknologi AI Untuk Tingkatkan Keputusan Bisnis?

Artificial Intelligence
Kenapa Harus Manfaatkan Teknologi AI Untuk Tingkatkan Keputusan Bisnis

Kesalahan analisis data, keterlambatan prediksi tren pasar, atau ketidakefisienan proses operasional bisa berakibat fatal bagi kelangsungan perusahaan. Di sinilah Artificial Intelligence (AI) muncul sebagai solusi revolusioner. 

Teknologi AI tidak hanya mengoptimalkan pengolahan data, tetapi juga mampu membantu pemimpin bisnis membuat keputusan berbasis fakta, jauh lebih akurat, dan berorientasi masa depan serta perkembangan perusahaan.

Menurut penelitian biro konsultasi manajemen global asal Amerika, McKinsey, 70% perusahaan yang mengadopsi teknologi AI dalam bisnisnya, mengalami peningkatan signifikan dalam kecepatan pengambilan keputusan dan efisiensi biaya. 

Namun masih banyak pelaku bisnis yang ragu memanfaatkannya karena ketidaktahuan atau kekhawatiran akan keamanan. Lantas, kenapa perusahaan harus memanfaatkan AI untuk meningkatkan keputusan bisnis? 

Apa Itu Teknologi AI?

Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan merupakan cabang ilmu komputer yang memungkinkan mesin meniru kemampuan manusia dalam hal kecerdasan, seperti belajar, berpikir dan memecahkan masalah. 

AI bekerja dengan cara menganalisis data masif, mengenali pola, dan membuat prediksi atau rekomendasi berdasarkan algoritma yang diprogram. Beberapa teknologi AI yang populer dalam bisnis, seperti:

  • Machine Learning (ML): Sistem yang mampu belajar dari data historis tanpa perlu diprogram ulang. Contoh: Prediksi penjualan.
  • Natural Language Processing (NLP): Memahami dan merespons bahasa manusia. Contoh: Chatbot layanan pelanggan.
  • Computer Vision: Mengidentifikasi objek melalui gambar atau video. Contoh: Quality control otomatis di pabrik.
  • Predictive Analytics: Memprediksi tren masa depan dengan menggunakan data masa lalu per periode, atau per perubahan.

Baca juga: Peran Penting Artificial Intelligence (AI) dalam Pekerjaan Analisis Data

Sebagai catatan, meski didesain memiliki kecerdasan seperti manusia, namun AI dihadirkan bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan hanya sebagai alat pendukung untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan kerja.

Apakah AI Aman untuk Bisnis?

Kekhawatiran utama bisnis terhadap AI sering terkait keamanan data, bias algoritma, dan ketergantungan berlebihan. Namun, dengan implementasi yang tepat, AI justru bisa jadi aset penting dengan tingkat keamanan yang lebih baik

Ada beberapa faktor yang membuat teknologi AI dinilai aman diintegrasikan ke dalam sistem bisnis, beberapa diantaranya adalah:

  • Enkripsi Data: Sistem AI telah menggunakan enkripsi end-to-end. Hal ini sangat penting untuk melindungi dan menjaga kerahasiaan data sensitif.
  • Audit Algoritma: Perusahaan dapat memastikan algoritma bebas dari bias dengan melakukan audit berkala.
  • Kepatuhan Regulasi: AI yang mematuhi standar seperti GDPR (UE) atau PDPI (Indonesia) menjamin privasi data pengguna.
  • Human-in-the-Loop (HITL): AI dirancang untuk bekerja bersama manusia, sehingga keputusan kritis tetap memerlukan persetujuan manusia.

Baca juga: Sejauh Apa Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Pengambilan Keputusan Bisnis Yang Tepat?

Dengan beberapa faktor di atas, AI bahkan terbukti aman digunakan untuk melindungi sistem perbankan, dan banyak dimanfaatkan untuk mendeteksi transaksi penipuan, dan menjaga kerahasiaan data nasabah.

Cara Memanfaatkan AI untuk Keputusan Bisnis

Dengan perkembangan pesat Artificial Intelligence, teknologi ini tidak lagi dianggap sebagai teknologi masa depan, melainkan kebutuhan saat ini bagi bisnis yang ingin bertahan dan unggul dalam persaingan. 

Ada beberapa cara memanfaatkan AI untuk membantu meningkatkan keputusan bisnis, mulai dari analisis data real-time hingga otomasi proses.

  • Analisis Data Real-Time untuk Strategi Pemasaran

AI mampu mengolah data dari berbagai sumber (media sosial, website, CRM) secara real-time. Hal ini sangat penting untuk memberi insight tentang perilaku pelanggan, yang pada akhirnya bisa dimanfaatkan untuk:

  • Mengidentifikasi segmen pasar yang paling menguntungkan.
  • Memprediksi respons pelanggan terhadap kampanye iklan.
  • Menyesuaikan harga dinamis berdasarkan permintaan dan persaingan.

Contohnya, perusahaan e-commerce bisa menggunakan AI untuk menganalisis data pembelian selama flash sale. Hasilnya, mereka bisa mengalokasikan anggaran iklan ke produk dengan konversi tertinggi, bahkan bisa meningkatkan penjualan hingga 40%.

  • Optimalkan Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain)

AI bisa dimanfaatkan untuk membantu memudahkan manajemen rantai pasok atau supply chain, mulai dari mengurangi risiko kelangkaan stok, keterlambatan pengiriman, atau pemborosan biaya logistik, dengan cara:

  • Predictive Inventory Management: Memprediksi kebutuhan stok berdasarkan tren musiman dan data penjualan per periode.
  • Route Optimization: Membantu menentukan rute pengiriman tercepat dengan mempertimbangkan cuaca, lalu lintas, dan biaya bahan bakar.
  • Deteksi Anomali: Teknologi AI seperti SAP Integrated Business Planning bisa memberi peringatan dini jika ada gangguan di rantai pasok.

Baca juga: Teknologi Informasi dan Digitalisasi Pengawasan Real-Time Dalam Industri Sumber Daya

Sebagai contoh, sebuah perusahaan retail global bisa mengurangi biaya logistik hingga 25% dengan memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan jadwal pengiriman, dan mendeteksi rute paling efektif berdasarkan situasi lalu-lintas terkini.

  • Personalisasi Pengalaman Pelanggan

Persaingan bisnis di era modern seperti sekarang ini tidak hanya tentang perlombaan menawarkan kualitas produk dan layanan, tapi pelanggan modern juga mengharapkan layanan yang personal dan responsif. 

Di sinilah AI berperan penting bagi perkembangan bisnis Anda dengan menawarkan beberapa fitur, termasuk: 

  • Anda bisa menggunakan chatbot untuk menjawab berbagai pertanyaan selama 24/7, dan menawarkan solusi yang dibutuhkan pelanggan.
  • AI bisa membantu menganalisis riwayat pencarian dan pembelian, untuk kemudian menawarkan rekomendasi produk yang relevan.
  • Anda bisa memanfaatkan AI untuk memprediksi tingkat kepuasan pelanggan melalui analisis sentimen di media sosial.

Baca juga: Cara Meningkatkan Produktivitas Tim Dengan Memanfaatkan Teknologi AI

Contoh penerapannya, sebuah layanan streaming musik bisa menggunakan teknologi AI untuk membuat playlist yang dipersonalisasi, perusahaan e-commerce menggunakan AI untuk membantu pelanggan menemukan produk yang diinginkan.

  • Prediksi Risiko dan Manajemen Keuangan

AI punya kemampuan dalam mengumpulkan dan menggunakan data yang sangat besar untuk membantu departemen keuangan dalam mengidentifikasi risiko kredit, resiko penipuan atau fluktuasi pasar. 

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda bisa memilih teknologi seperti Fraud Detection AI atau Algorithmic Trading, yang punya kemampuan untuk:

  • Menganalisis transaksi mencurigakan dalam hitungan detik.
  • Memprediksi cash flow bulanan berdasarkan data historis.
  • Memberikan rekomendasi investasi yang sesuai profil risiko perusahaan.

Baca juga: Bagaimana Transformasi Digital Digunakan di Sektor Keuangan?

Contohnya, perusahaan fintech atau Bank bisa menggunakan teknologi AI untuk menilai kelayakan kredit UMKM yang tidak memiliki riwayat kredit bank. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko gagal bayar .

  • Otomasi Proses Administratif

AI bisa diprogram untuk melakukan tugas-tugas khusus, salah satunya untuk melakukan proses otomatisasi tugas administratif berulang, yang sangat bermanfaat untuk menghemat waktu dan mengurangi human error:

Hal ini sangat dimungkinkan mengingat AI punya beberapa fitur, seperti: 

  • Pemrosesan invoice dan payroll dengan Robotic Process Automation (RPA).
  • Analisis kontrak legal menggunakan NLP untuk menemukan klausul berisiko.
  • Penjadwalan rapat otomatis berdasarkan preferensi tim.
  • AI Document Analyzer, salah satu produk dari Industry Solution yang bisa membantu memeriksa keaslian dokumen

Dengan semua manfaat tersebut, sangat penting bagi perusahaan untuk mulai mengintegrasikan teknologi AI dalam sistem bisnis mereka.

Nah buat Anda yang ingin menikmati semua keunggulan tersebut, Lintasarta kini hadir dengan layanan Industry Solution. Layanan ini hadir untuk membantu perusahaan-perusahaan di berbagai sektor industri untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing melalui penerapan teknologi digital.

Dengan layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda, Industry Solution dari Lintasarta hadir dengan menyediakan beragam solusi yang mencakup berbagai sektor industri, di antaranya:

  • IT Outsourcing Production
  • Financial Industry Solution
  • Resource Industry Solution
  • Digital Solution
  • OWLEXA Healthcare by Lintasarta
  • Skota by Lintasarta

Untuk informasi lebih lengkap tentang Industry Solution dari Lintasarta, Anda bisa mengikuti tautan berikut ini.

Berita Lainnya

Layanan ‘one stop solution’ untuk perkembangan bisnis Anda!