Layanan jasa ini menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP). Masing-masing layanan jasa menawarkan fitur dan kemampuan teknologi sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dengan menggunakan teknologi clear channel, X.25, Frame Relay, dan MPLS Lintasarta hadir di 57 kota besar di Indonesia dan 220 negara di seluruh dunia. Layanan teresterial Lintasarta dapat dibagi menjadi 4 jenis yaitu :
Sambungan Data Langsung (SDL)
Jasa ini menawarkan layanan dedicated line point-to-point berkecepatan tinggi dengan kualitas premium untuk beragam aplikasi multimedia 24 jam terus menerus. SDL merupakan saluran permanen yang menawarkan bandwidth pribadi untuk pengiriman data dalam jumlah besar secara terus menerus. Jasa SDL paling sesuai bagi pengguna yang memerlukan koneksi dalam kota untuk beberapa lokasi. Sambungan Data Langsung (SDL) merupakan jaringan khusus point-to-point dengan kualitas kecepatan data yang benar-benar murni besarnya. Biasa disebut Clear Channel, dimana kecepatan datanya sama persis dengan kecepatan akses.
Frame Relay
Jasa ini memberikan solusi untuk hubungan antar Local Area Network (LAN) yang tersebar di berbagai lokasi, baik lokasi di seluruh pelosok tanah air, maupun di mancanegara. Frame relay memberikan bandwidth yang fleksibel, sangat sesuai untuk mengoptimalkan komunikasi antar LAN yang umumnya bersifat fluktuatif. Frame Relay ( sebenarnya adalah nama suatu protokol komunikasi ) merupakan jaringan khusus yang dapat point-to-point, point-to-multipoint, bahkan multipoint-to-multipoint (full-meshed).
VPN MultiService
Jasa ini memanfaatkan teknologi terdepan telekomunikasi kecepatan tinggi dengan biaya ekonomis. Sama halnya dengan Frame Relay jasa ini memberikan solusi untuk hubungan antar Local Area Network (LAN). Perbedaan mendasar terletak pada penggunaan protokol MPLS (Multi Protocol Labelling Switch) dimana protokol ini berbasis IP (Internet Protokol). Dengan protokol ini koneksi antara setiap titik akan selalu merupakan koneksi mesh.
Solusi Teresterial Sesuai Kebutuhan
Perbedaan Frame Relay dengan SDL, agar lebih cost-effective, ada pada pengaturan bandwidthnya. Pada Frame Relay apabila backbone Lintasarta sedang ‘penuh’, maka pelanggan masih mendapatkan kecepatan minimum yang disepakati sebelumnya. Sebaliknya, apabila sedang ‘kosong’, maka Pelanggan dapat menikmati kecepatan sebesar kecepatan aksesnya.
Apabila hanya untuk hubungan lokal, jaminan kecepatan data dan kebutuhan kecepatan datanya tinggi menjadi pertimbangan utama Pelanggan, maka SDL dapat menjadi pilihan. Apabila kebutuhan antar kota makin banyak dan kecepatan datanya dibutuhkan juga tinggi, Frame Relay paling sesuai. Sebaliknya, apabila kecepatan data yang dibutuhkan rendah sampai medium dan berbasis IP, akan lebih efisien menggunakan VPN MultiService. Sesuai namanya jasa VPN MultiService sangat cocok untuk berbagai service seperti intranet, internet, dan voice dengan menggunakan satu akses. Sedangkan jasa SKDP digunakan jika aplikasi yang digunakan berbasis protokol X.25 (protokol legacy)
Secara teknis, semua jasa Teresterial juga menggunakan sejenis modem walaupun tidak sama dengan modem Dial yang umum ada di pasaran. Bedanya, jasa teresterial Lintasarta, jaringannya permanen (dedicated), tidak perlu ada biaya pulsa telepon, serta jaminan speednya jauh lebih baik dibandingkan menggunakan modem Dial biasa. Modem Dial idealnya hanya untuk penggunaan sekitar 1-2 jam/hari. Apabila frekuensi penggunaan komunikasi datanya sangat tinggi, kebutuhan “on-line”nya harus terus menerus sehingga dapat digunakan kapan saja, maka jaringan komunikasi yang dapat memenuhi hanya jaringan dedicated.