JAKARTA (Sang Bao) Perusahaan penyedia jaringan komunikasi data PT. Aplikanusa Lintasarta mulai menggarap perusahaan kecil menengah (small medium enterprise/SME) dengan memperkenalkan layanan akses virtual private network (VPN) skala kecil.
Dirut Lintasarta Yoyo W. Basuki mengatakan layanan yang diberi nama VPN EZY itu merupakan layanan akses kedalam private network melalui jaringan public (internet) baik lewat fixed line (dial-up) maupun wireless (nirkabel).
“Target yang dibidik adalah perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang mobile namun membutuhkan pemakaian sarana online rata-rata 4-5 jam per hari,” kata dia kepada wartawan dijakarta, kemarin.
Dia mengatakan instalasi layanan tersebut bisa dilakukan dimana saja dengan kesediaan personal computer (PC) atau notebook yang telah terinstal aplikasi private network. “ Layana ini dapat menghemat waktu dengan koneksi yang cepat dan efisien khususnya bagi karyawan yang bekerja diluar kantor.”
Menurut Yoyo, pelanggan bisa memilih paket EZY Direc dengan koneksi internet melalui internet service provider (ISP) MILIK Lintasarta yakni Idola, atau paket EZY Freedom yang membebaskan perusahaan mengakses layanan ini lewat sembarang ISP.
Peluang layanan akses ini, kata dia, cukup besar menyusul pesatnya pertumbuhan perusahaan skala kecil menengah, termasuk usaha kredit motor
di pedesaan yang bisa memanfaatkan layanan ini.
“Kami tidak berharap banyak layanan ini bisa berhasil di tahu pertama. Mungkin baru 2-3 tahun mendatang baru terlihat hasilnya.”
Meski demikian, Yoyo berharap produk low-ed bisa memberikan kontribusi 10-20% bagi perusahaannya.
General Manager Marketing Lintasarta Engelbert R. Sangkilawang mengatakan selama ini perusahaannya hanya melayani perusahaan besar. "Kami mulai menggarap pasar UKM karena sejumlah industri seperti perbankan mulai mengembangkan layanan kepada UKM."