| | | | | | | | Overview | Oportunity | Solution | Outcome | Overview | | Bayangkan jika cabang-cabang bank tidak terhubung on line seperti sekarang ini. Nasabah bank hanya bisa menyetor dan mengambil uangnya di cabang tempat ia membuka rekening. Terutama ketika nasabah membutuhkan uang tunai saat ia sedang berada di wilayah lain. Layanan bank pun jadi terbatas pada orang-orang di daerah tertentu saja. "Tanpa jaringan on line proses pencatatan transaksi jadi ruwet. Biaya administrasi jadi tinggi, pengumpulan data yang terpusat menjadi lambat dan sulit dilakukan. Apalagi melakukan manajemen kontrol ke seluruh cabang. Seluruh proses kerja menjadi tidak efisien, bisnis dan layanan bank pun tidak dapat berkembang,” ucap Manajer IT di salah satu bank swasta. |
| Opportunity | | Pembangunan jaringan on line antar cabang menjadi penting. Bagaimana pun, agar tumbuh sehat bank perlu membuka banyak cabang untuk menjaring lebih banyak nasabah. Nah, untuk meningkatkan efisiensi, tiap cabang membutuhkan aplikasi yang terintegrasi, baik dengan cabang lain maupun dengan kantor pusat. Transaksi perbankan apapun yang terjadi di satu kantor cabang, akan tercatat langsung di kantor pusat dan bisa diakses pula oleh cabang-cabang lain. Hal ini akan memudahkan untuk pihak bank dalam hal efisiensi dan kontrol, juga kenyamanan buat para nasabah. Karena dengan menyatunya data di pusat dan bisa diakses semua cabang, maka nasabah bisa menarik dan menyetor dana dari cabang mana pun juga. Termasuk juga menikmati kenyamanan bertransaksi melalui Automatic Teller Machine (ATM) yang tersebar luas. Semua dimungkinkan dengan penerapan jaringan komunikasi data on line antar cabang. |
|
| Solution | Untuk perbankan besar yang butuh keamanan data, dan kehandalan komunikasi yang terjamin, Lintasarta menawarkan solusi jaringan komunikasi data dengan teknologi Frame Relay. Teknologi ini menggunakan jaringan pribadi (private network) pita lebar yang langsung menghubungkan kantor pusat dan cabang. Tak heran kecepatan transfernya bisa mencapai 2 Megabit per detik.
Sementara untuk bank-bank skala kecil atau menengah yang jumlah transaksi per harinya tak terlalu besar, bisa memanfaatkan solusi VPN MultiService dari Lintasarta. Solusi ini sekualitas jaringan pita lebar, tapi lebih efisien karena memanfaatkan jaringan pribadi virtual (Virtual Private Network - VPN) yang dibangun di atas jalur internet biasa dan teknologi Multi Protocol Label Switch (MPLS).
Setiap kantor pusat dan kantor cabang-cabangnya harus terlebih dahulu membentuk jaringan komputer lokal atau yang biasa disebut Local Area Network (LAN). Dalam jaringan lokal ini semua komputer dapat saling berhubungan dalam menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras.
Untuk menghubungkan LAN kantor pusat dengan LAN kantor cabang-cabangnya dibutuhkan jalur komunikasi yang disebut Wide Area Network (WAN). Adanya WAN, antara kantor pusat dan cabang-cabangnya dapat berkomunikasi dengan tukar menukar data. Dengan suatu sistem yang terpadubahkan komunikasi suara dapat ditumpangkan ke sistem komunikasi ini, sehingga untuk lokasi tertentu (luar kota/ luar negeri) biaya komunikasi dapat menjadi lebih murah dan efisien.
Sebagaimana tertera di gambar, dimana kantor pusat terhubung ke WAN dengan menggunakan Frame Relay ke masing-masing kantor cabang, kantor cabang pembantu dan kantor kas dengan kecepatan yang bervariasi dari rendah sampai tinggi. Untuk lokasi-lokasi yang tidak terjangkau layanan wireline, WLL dan BWA Lintasarta dapat menggunakan satelit sebagai media akses. Penggunaan satelit dapat juga diperuntukkan bagi mesin-mesin Automated Teller Machine (ATM) terutama yang tidak berlokasi di kantor cabang. Untuk ATM yang terdapat di kantor cabang dapat menumpang pada jaringan eksisting yang sudah ada. Selain dari itu bank juga dapat terhubung ke internet.
Perbankan yang tengah membangun jaringan on line antar cabang sebaiknya mengembangkan pula jaringan ATM secara bersamaan. Sebab biaya melayani transaksi nasabah via ATM jauh efisien ketimbang lewat kantor cabang. Sumber daya manusia pun jadi tak terlalu membengkak jumlahnya.
Untuk bank-bank skala kecil dan menengah yang belum mampu mengembangkan sistem ATM bisa memanfaatkan jaringan shared ATM. Asalkan bank itu sudah menerapkan jaringan on line antar cabang. Jika bank tersebut memanfaatkan solusi Lintasarta, akan makin mudah lagi mencangkokkan jaringan shared ATM. Karena salah satu penyedia jasa shared ATM dengan jaringan luas adalah Artajasa, anak perusahaan Lintasarta. Dengan biaya yang efisien, perusahaan bisa meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, berkat tambahan jaringan ATM yang luas.
Berkat teknologi terkini, operasional perbankan makin efisien, layanan kepada nasabah jadi makin meningkat. Perusahaan pun tak lagi dikucilkan oleh teknologi. |
| Outcome | | Sebelum on line | Sesudah on line | | Jumlah nasabah terbatas hanya pada orang-orang dengan mobilitas rendah | Jumlah nasabah lebih luas, kepuasan pelanggan makin tinggi | | Efisiensi rendah karena proses kerja lambat, SDM besar, biaya administrasi tinggi | Efisiensi tinggi karena semua bersifat otomatis, dan prosedur internal menjadi "paperless" | | Manajemen sulit melakukan kontrol karena data tersebar dan lama | Kontrol mudah karena data bersifat terpusat | | Tidak bisa terkoneksi ke fasilitas ATM | Dapat memanfaatkan teknologi ATM atau shared ATM |
|
|
| | | | | | | | | | | |
|
| |
 |  |  | |  | CONTACT US |
| |  |  |  | | |  | Penjualan Informasi mengenai produk dan tarif. |  | Humas Informasi umum mengenai perusahaan. |
| |
|